Popular Post

Visi Misi Sejarah Singkat SMAN 1 Cepu Ekstrakulikuler Mars Smansa Cepu Tips Menghadapi ulangan

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

TIPS MENGHADAPI ULANGAN

By : Unknown
Tips Menghadapi Ulangan



Beberapa hari sebelum ulangan
Jaga kesehatan. Saat ulangan, kondisi kesehatan kita mesti prima. Oleh karena itu, beberapa hari menjelang ulangan, jangan lupa menerapkan pola hidup sehat. Makan teratur dengan menu empat sehat lima sempurna, minum vitamin, olahraga, dan tidur yang cukup.
Belajar secara terjadwal. Buatlah jadwal belajar. Setiap hari sesudah makan malam, wajib belajar minimal 1 jam. Bahan pelajaran yang banyak, bisa kita cicil tiap hari hingga ulangan tiba. Hindari belajar dadakan, apalagi hingga larut malam. Sebab, cara belajar dadakan seperti itu akan menguras tenaga dan pikiran kita, sehingga keesokan harinya saat mengerjakan soal ulangan, badan kita jadi lesu, mengantuk, dan tidak konsentrasi. 
Siapkan alat tulis. Cek alat tulis kita. Siapkan semuanya selengkap mungkin agar jangan ada yang tertinggal. Dengan begitu, saat nanti sedang menjawab soal ulangan, kita tidak perlu pinjam alat tulis kepada teman sehingga tidak membuang waktu dan mengganggu konsentrasi.
Menjelang ulangan
Sarapan dan membawa jam. Sebelum berangkat ke sekolah, pastikan kita sudah sarapan dan tak lupa membawa jam tangan. Sarapan berguna untuk mempercepat kerja otak kita, sementara jam tangan untuk melihat waktu saat mengerjakan soal ulangan.
Datang lebih pagi. Pada saat ulangan, berangkatlah lebih pagi untuk jaga-jaga kalau jalanan macet. Selain itu, dengan datang lebih pagi, kita jadi punya waktu untuk mempersiapkan mental agar tenang. Sebelum bel berbunyi, sebaiknya ke toilet dulu agar selama mengerjakan soal, kita tidak terganggu.
Saat ulangan
Membaca doa. Sebelum mengerjakan soal, berdoalah dulu. Dengan demikian, hati pun tenang, mantap, yakin, dan percaya diri.
Lengkapi data diri. Sebelum mengerjakan soal, tulis dulu nama, kelas, dan nomor absen kita, agar ketika di kumpulkan tidak tertukar dengan lembar jawaban punya teman.
Kerjakan yang mudah dulu. Kerjakan soal-soal yang mudah dulu. Jangan sampai waktu habis hanya untuk mengerjakan beberapa soal sulit, sementara banyak soal yang mudah malah belum dikerjakan.
Jangan terpengaruh keadaan sekitar. Berkonsentrasilah saat mengerjakan soal ulangan dan jangan terpengaruh keadaan sekitar. Misalnya, kalau ada teman yang menanyakan jawaban, abaikan saja. Lalu, kalau ada teman yang lebih dulu mengumpulkan lembar jawaban, jangan panik. Lihat jam tangan kita, kalau masih ada waktu, tetaplah tenang dan selesaikan seluruh soal.
Cek lagi seluruh jawaban. Sebelum dikumpulkan atau diserahkan kepada guru, cek lagi seluruh jawaban kita. Siapa tahu, ada yang terlewat atau salah jawabannya.
Teks:Db/GIRLS. Ilustrasi: Iwan Nazif/GIRLS
Tag : ,

CARA BELAJAR EFEKTIF

By : Unknown



“Ah malas belajar, nanti acara TV lagi menarik nih…!”, kilah Ani seorang pelajar di rumah. Dan masih banyak lagi alasan mengapa malas belajar bagi seorang pelajar, padahal tugas pokok seorang pelajar adalah belajar, maka secara otomatis kewajibannya yaitu belajar.
Belajar yaitu suatu proses berusaha untuk mengetahui, mengerti, menguasai ilmu pengetahuan dan ketrampilan dengan cara melihat, mengamati, membaca, mendengar, dan mempraktekan terhadap hal-hal yang ingin dikuasai.
Belajar sebenarnya kebutuhan setiap orang, karena untuk dapat melakukan sesuatu tidak dengan sendirinya langsung dapat mengerjakan, kita harus mempelajari dulu langkah-langkah dari suatu yang akan kita lakukan tersebut, telebih lagi sekarang peradaban manusia sudah semakin maju kita memasuki era komputer dan internet di masa milenium ini, dimana jaringan informasi sekarang tanpa batas dapat menembus keseluruh penjuru dunia, pekembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat maju dan sangat mutakhir, akan tetapi kemajuan tersebut kebanyakan datangnya dari negara maju disana banyak inovasi yang bermanfaat bagi manusia, kita termasuk negara yang tertinggal sangat jauh oleh karena itu untuk mengejar ketinggalan tersebut, kita harus banyak belajar lagi dari negara-negara maju tersebut, jangan kita malah bermalas-malasan tanpa bekeinginan untuk menguasainya.
Kemalasan dalam belajar jelas akan menghambat pengejaran ketinggalan ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara maju, dan ini sangat memprihatinkan jika ada pelajar yang masih suka malas belajar.
Hambatan mengapa seseorang enggan melakukan kegiatan belajar, ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain, yaitu :
1. Keadaan kondisi fisik yang mungkin sedang tidak sehat,
2. Sarana dan prasarana belajar yang kurang memadai atau tidak tersedia seperti tidak punya meja belajar, ruang belajar, buku-buku dan perlengkapan yang dibutuhkan sewaktu belajar,
3. Suasana lingkungan yang tidak mendukung contoh dilingkungan keluarga yang ramai, bising, tidak tentram/harmonis.
4. Kebiasaan jelek yang sering dilakukan antarlain ; selalu menunda pekerjaan/kegiatan, kebisaan tidur terlalu malam, hiburan TV yang berlebihan sehingga lupa waktu.
Dari beberapa hal penyebab malas belajar tadi tentunya akan sangat merugikan bagi diri kita, Sekarang bagaimana mensiasati kemalasan tersebut menjadi suatu dorongan untuk mau belajar?, karena bila kita tidak belajar maka tujuan kita tidak akan tercapai sebagai seorang pelajar, oleh karena itu kemauan untuk belajar harus dikondisikan, sehingga timbul kesadaran untuk belajar baik di rumah ataupun di sekolah.
Sekarang yang menjadi pertanyaan kita semua, yaitu “Bagaimanakah cara belajar yang efektif ?”, nah pertanyaan ini yang harus kita cari jawabannya.
Sebenarnya jika kita kaji, bahwa agar seseorang mau belajar secara efektif, ada beberapa prinsip yang dapat kita jadikan pedoman untuk dilakasanakan, yaitu antara lain :
1. Belajar memerlukan dorongan atau motivasi, ada dua macam dorongan yaitu dorongan dari luar seperti adanya jadwal/time table di rumah, aturan yang ketat dalam kegaitan belajar, peranan orang tua dalam mengawasi anaknya dalam belajar, pengaruh teman, lingkungan masyarakat, dll. Sedang dorongan dari dalam diri sendiri yaitu suatu keinginan yang didasari oleh kesadaran untuk mengetahui, mengerti, menguasai ilmu pengetahuan dan ketrampilan, berupa keinginan belajar yang dipengaruhi contoh kemauan berusaha untuk mendapat nilai yang baik/rangking, nilai rapot yang baik
2. Belajar memerlukan pemusatan perhatian/konsentrasi tehadap apa yang sedang kita pelajari.
3. Mencari cara termudah untuk memahami sesuatu dengan hapalan, yaitu dengan membuat ringkasan, resume, catatan kecil.
4. Mengulang apa yang telah didapat di sekolah di pelajari lagi sesampainya di rumah.
5. Kita harus yakin apa yang dipelajari akan bermanfaat untuk masa sekarang dan yang akan datang.
6. Belajar jangan terforsir harus diimbangi dengan istirahat sehingga tidak terlalu lelah.
7. Apabila menemui kesulitan maka hendaknya jangan malu bertanya kepada orang yang labih tau yaitu pada guru, teman.
Dari prinsip diatas seandainya di praktekan pasti kemalasan belajar tidak akan terjadi sehingga tujuan pelajar akan tercapai.
Sebenarnya kita kembalikan pada diri kita masing-masing, kemalasan belajar dapat ditekan sampai hilang tergantung pada tingkat kesadaran kita kan manfaatnya orang belajar, semakin banyak yang kita pelajari maka akan semakin luas cara pandang kita terhadap suatu masalah, karena kita akan memiliki referensi sehingga kita tinggal memiliki mana yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Kegiatan belajar dapat dilakukan dimana saja yang penting dari hasil kita belajar tadi kita akan bertambah pengetahuannya. Sebagai contoh kegiatan belajar dapat dilaksanakan di sekolah, di rumah, atau belajar kelompok, ada beberapa hal yang dapat dijadikan pedoman sewaktu belajar, yaitu antara lain :
Belajar di sekolah, di sekolah tempat berinteraksinya antara guru sebagai sumber/pendidik, siswa sebagai pihak yang membutuhkan atau terdidik, dari dua unsur tadi akan terjadi hubungan dalam kegiatan proses belajar mengajar, yaitu guru akan mentransfer ilmu pengetahuannya pada para siswa dengan menggunakan berbagai metode pengajaran agar mudah diterima, siswa yaitu pihak yang membutuhkan tehadap penguasaan ilmu pengetahuan dengan mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru tersebut, disini harus ada proses interaksi yang harmonis sehingga Kegiatan Belajar mengajar dapat berjalan dengan yang kita harapkan.


sumber : http://denias.wordpress.com/cara-belajar-efektif/
Tag : ,

- Copyright © ExFrost - Excellent First of Science Team - Powered by Blogger - Designed by XI IPA 1 -